Izin menceritakan hadiah Nobel yang pernah mendapatkan surat penolakan penerbitan penelitian.
Pada tahun 1992, Peter Ratcliffe mendapatkan surat penolakan dari jurnal Nature. Penolakan itu mengenai naskah penelitian tentang bagaimana sel-sel tubuh merespons kekurangan oksigen.
Selama ini, banyak orang mengira bahwa “sensor oksigen” hanya ada di sel-sel khusus ginjal dan hati. Namun ternyata, ditemukan bukti bahwa hampir semua sel bisa mendeteksi perubahan oksigen tersebut.
Penelitian tersebut ditolak karena dibilang gak cukup signifikan untuk diterbitkan di Nature yang memang sangat bergengsi itu.
Setelah itu penelitiannya akhirnya terbit setahun kemudian di publisher jurnal lainnya dan menjadi fondasi penting penemuan bagaimana sel bisa mendeteksi dan beradaptasi dengan perubahan pola oksigen. Temuan ini membuka jalan bagi pemahaman baru tentang anemia, kanker, dan berbagai penyakit lainnya.
27 tahun kemudian, penelitian yang pernah ditolak tersebut mendapatkan hadiah Nobel kedokteran.
Penerima Nobel aja pernah ditolak loh penelitiannya, jadi kita jangan mudah menyerah ya!
In 1992 Peter Ratcliffe received this rejection from Nature.
Almost 30 years later he won the Nobel Prize for the same discovery.
Don't lose faith in the things you believe in.