Rumor Christian Horner ke Ferrari kembali mencuat setelah ia mengaku hanya ada satu tim yang membuatnya bersedia menjadi team principal tanpa memiliki kepemilikan saham yang diyakini merujuk pada Ferrari.
Namun, artikel The Race menyebutkan wawancara itu bukan tanda bahwa Horner sedang menawarkan diri ke Ferrari. Horner memang punya hubungan lama dengan Chairman Ferrari John Elkann, yang bahkan pernah menawarinya posisi team principal pada 2022, tetapi tidak ada pembicaraan mengenai peran Horner di Maranello saat ini.
Masalah utamanya adalah Horner membutuhkan kendali yang sangat besar, seperti yang ia miliki di Red Bull, sementara struktur Ferrari di bawah Elkann dan Benedetto Vigna jauh lebih ketat.
Jika Horner bergabung, Ferrari kemungkinan harus melakukan perubahan besar dalam cara pengelolaan tim, termasuk kemungkinan membawa orang-orang kepercayaannya sendiri, yang berpotensi menimbulkan konflik internal.
Sementara itu, rumor mengenai Christian Horner semakin menambah tekanan terhadap Fred Vasseur. Setelah GP Italia, pernyataan Lewis Hamilton mengenai perlunya perubahan di Ferrari sempat ditafsirkan sebagian media Italia sebagai kritik terhadap kepemimpinan Vasseur, meskipun Hamilton kemudian menegaskan bahwa ia tidak pernah meminta siapa pun di timnya untuk diganti.
Rumor mengenai masa depan Vasseur sendiri sebenarnya sudah berulang kali muncul selama masa jabatannya di Ferrari.
Setelah GP Azerbaijan, Vasseur mengakui bahwa situasi tersebut membuat Ferrari tidak bekerja dalam suasana yang sepenuhnya tenang dan ia frustrasi karena sekitar separuh pertanyaan yang diterimanya berkaitan dengan masa depannya