Polri bergerak cepat menangani bencana banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9). Personel Polri bersama unsur gabungan melakukan pencarian warga yang masih dilaporkan hilang, evakuasi korban, pembersihan material, pengamanan lokasi, hingga pembukaan kembali akses masyarakat. Dalam penanganan ini, Polri mengerahkan personel, perlengkapan SAR, kendaraan operasional, serta alat berat untuk mempercepat proses penyelamatan dan pemulihan di wilayah terdampak.
Selain itu, Kepolisian juga memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan tempat aman dan pelayanan selama masa tanggap darurat. Mapolres Solok disiapkan sebagai salah satu lokasi pengungsian, serta menyiapkan pelayanan kesehatan, dapur lapangan, hingga trauma healing untuk membantu kebutuhan dasar dan dukungan psikologis bagi warga dan anak-anak terdampak.
"Kami ingin masyarakat terdampak merasa aman dan terlayani. Pencarian korban terus dilakukan, material dibersihkan, akses dibuka, sementara kebutuhan dasar dan kondisi psikologis masyarakat juga menjadi perhatian Polri. Penanganan akan terus dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait sampai masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom.