cara oknum pejabat bank kuras habis tabungan nasabah
siapa yang terlibat
ibu linawati, nasabah bank btn, bersama anaknya stanley dan menantunya sabrina
uang itu tabungan masa tua dari almarhum suaminya, yang dulu developer
awal mula
total kerugian sekitar rp 17 miliar, dua rekening: rp 10 miliar atas nama almarhum, rp 7 miliar atas nama ibu linawati
dana dimasukkan lewat rtgs, dicicil selama sekitar 1 tahun
kepala cabang (oknum) datang ke rumah dan mencetak buku tabungan yang saldonya terlihat normal, sampai 22 miliar
buku itu asli dari bank, tapi isinya direkayasa
ibu linawati tidak pernah diberi atm atau cek
cara uang dikuras
tiap kali uang masuk, misalnya 1 miliar, saldo langsung jadi tinggal rp 100
dibuatkan rekening investa tanpa sepengetahuannya, jadi uang dipindah ke sana
uang keluar lewat tarik tunai, atm, dan pindah buku ke rekening orang lain, ada yang miliaran
saat investigasi, ditemukan sekitar 40 buku rekening atas nama orang lain, banyak atm, bilyet giro, dan kertas yang ditandatangani meniru tanda tangan nasabah
ibu linawati curiga ini sudah direncanakan sejak awal
ketahuan
29 juli 2022, ibu linawati mau transfer dana ke bca
pihak bank minta sebagian saja dulu, lalu ternyata transfer gagal
dari situ ribut dan baru ketahuan semuanya
setelah itu
oknum divonis 3 tahun penjara (jaksa menuntut 2 tahun) dan sudah keluar
bank menolak mengembalikan dana, bilang harus lewat pengadilan
ibu linawati ke ojk, belum ada solusi
hakim di pengadilan pidana menyuruhnya menuntut ke ojk dan lps
sekarang gugatan perdata sedang berjalan
biaya pengacara sudah sekitar rp 1 miliar lebih
sudah 4 tahun uang belum kembali