Salah satu penjaga gawang paling berbakat yang pernah dilahirkan sepakbola Indonesia.
Kurnia Meiga meraih segalanya di usia yang belum genap 20 tahun. Di usia 19 tahun, Entong memenangkan gelar pemain terbaik Liga. Caranya pun sanga epik, Kurnia Meiga menggusur Markus Horison sebagai penjaga gawang Arema, performanya jadi salah satu kunci prestasi Arema di bawah Robert Alberts.
Satu tempat di bawah mistar tim nasional hampir pasti jadi genggamannya. Sayang, karirnya terhenti di usia yang bahkan belum mencapai puncak karir seorang pemain sepakbola.
Dari Kurnia Meiga kita belajar bahwa bakat saja tidak cukup untuk membuat kita jadi yang terhebat tetapi diperlukan juga kedisiplinan dan profesionalisme dalam menjalani hidup sebagai pesepakbola.
Tadi iseng iseng buka Tiktok
Ga sengaja lewat livenya bang Kurnia Meiga
Emang semenjak beliau terkena sakit udah ga bisa kerja berat lagi sepertinya yaa..