Dulu tiap lihat orang cakep punya pasangan yang “b aja”, gue selalu mikir, “Kok dia mau? Padahal bisa dapat yang sama-sama cakep.”
Makin dewasa gue baru sadar,
kita nggak hidup setiap hari cuma buat memandangi wajah pasangan. Kita hidup bareng dia, menghadapi masalah bareng, ngobrol, bertumbuh, dan saling ngerti.
Makanya sekarang gue nggak lagi heran kalau lihat orang yang secara fisik kelihatan “nggak sepadan”, tapi bisa saling memilih dan bertahan. Karena yang bikin seseorang jatuh cinta ternyata jauh lebih luas daripada sekadar enak dipandang.