Salah satu biang keladi hancurnya pasar modal RI : pemilik BEI adalah anggota bursa efek sendiri.
Ini ibarat pemain merangkap jadi wasit. Ya pasti konflik kepentingan. Pat gulipat amat rentan terjadi.
Konyolnya : tata kelola absurd ini dibiarkan bertahun2 sama OJK.
Dan OJK baru bergerak untuk rombak kepemilikan BEI after teguran MSCI.
Harusnya perombakan kepemilikan BEI ini dilakukan 10 tahun lalu. Kemana aja OJK selama ini? Bengong aja?
OJK ini over-rated. Gaji pegawai tinggi, tapi kinerja amat buruk.
Kalau nanti pasar modal RI resmi masuk stand alone, maka butuh waktu 8 - 10 tahun agar kembali ke Emerging (Pakistan butuh waktu 9 tahun agar kembali statusnya dari stand alone ke emerging).
Gila sekali dampaknya.
Ribuan triliun dana investor retail lenyap hanya gara2 ketidakmampuan birokrat OJK mengawasi pasar modal.
Honestly, pemulihan IHSG kali ini akan amat lama, sebab pemicunya adalah hancurnya trust pasar atas kegoblokan BEI dan OJK.
Beda dg saat covid atau krisis 2008, dimana pasar kolaps karena faktor eksternal pasar.
Juni 2026, OJK dan BEI bilang : aman, 90% kita akan tetap di emerging market; tidak turun ke Frontier.
Hari ini langsung anjlok ke Stand Alone, di bawah Frontier.
OJK n BEI amat buruk performanya. Gagal melakukan koordinasi terukur dengan MSCI.
Harusnya, OJK dan BEI blak2an saja minta MSCI kasi poin terukur yg harus dilakukan.
Apa salah kami. Apa yg harus kami lakukan. Ini yg sudah kami lakukan. Apakah sudah oke? Jika belum, apa lagi. Minta kriteria yg amat terukur dari MSCI.
Bahkan sebelum pengumuman hari ini, harusnya OJK n BEI paham, berapa kira2 skor akhir dia.
Harusnya kalau paham kriteria yg super spesifik, tak akan terjadi KEJUTAN BESAR seperti hari ini.
Worst case : IHSG akan anjlok 70% dari angka puncak (9000).
Dan butuh waktu 8 - 10 tahun buat recover.
Tragedi paling kelam dalam sejarah pasar modal RI. Ini bahkan lebih buruk dari Krismon 1998 atau Global Crisis 2008.
Dan sedihnya : ini terjadi karena saham gorengan konglo, yang dibiarkan OJK dan BEI selama bertahun2.
Mental korupsi bangsa ini kena batunya saat berhadapan dengan lembaga internasional yg kredibel.
Kepercayaan pasar internasional hancur lebur gara2 mental perampok konglo dan kegoblokan OJK n BEI.