Ada kalanya kita sadar, bahwa tidak semua orang yang datang meminta bantuan adalah orang yang benar-benar menghargai kebaikan kita. Ada yang datang hanya saat butuh, lalu pergi begitu kebutuhannya terpenuhi bahkan tak segan membicarakan kita di belakang punggung. Mereka pikir kita tidak tahu apa yang mereka lakukan. Mereka pikir selama tidak ada yang memberi tahu, maka kita tidak akan pernah tahu. Padahal Tuhan tahu, dan hati kita pun bisa merasakan. Tidak perlu marah atau membalas dengan hal yang sama. Cukup ingatkan dalam hati: orang yang baik tidak akan pernah mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan cara seperti itu. Biarkan mereka menjadi mereka, dan kita tetaplah menjadi kita yang berbuat baik. Karena pada akhirnya, yang terpenting bukan bagaimana mereka memperlakukan kita, tapi bagaimana kita tetap menjaga kebaikan kita meskipun tidak diperlakukan dengan baik.