mimpi basahku, dapet kuliah dari abah di university of edinburgh 😭🥹
Kuota habis dalam tiga menit, lalu yang tidak kebagian kursi tetap datang dan menunggu di luar! Begitulah teman-teman diaspora dan PPI Edinburgh menyambut diskusi kami di Old College, University of Edinburgh, Minggu kemarin.
Panitia sampai harus mencari ruangan yang lebih besar. Karena hari Minggu, ruangan harus sudah bersih dan ditutup pukul lima sore, padahal diskusi masih berjalan hangat. Maka kami pun keluar dan melanjutkan diskusi di tangga Old College.
Gedung ini mulai dibangun tahun 1789, di masa Pencerahan Skotlandia, ketika Edinburgh ramai dengan perkumpulan diskusi tempat orang beradu gagasan soal ekonomi, kota, dan kehidupan bersama. Sore itu, tangga yang sama dipenuhi anak-anak muda Indonesia yang duduk ngemper, bertanya, menyanggah, dan tertawa bersama. Rasanya seperti rembug di serambi kampus waktu kami kuliah dulu.
Kami membahas kota dan masa depannya, juga situasi terkini di tanah air dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis. Di setiap pertanyaan tersirat rasa cinta dan kepedulian pada Indonesia, serta tekad untuk ikut membuatnya lebih baik. Walau jauh, mereka tetap memikirkan rumah.
Terima kasih PPI Edinburgh, Karsa City Lab, dan semua yang hadir, di dalam ruangan maupun di tangga Old College. Sampai jumpa lagi!