caraku menyelamatkan diriku adalah dengan menerima bahwa aku jg bisa salah, bisa jahat, bisa nyebelin. I accept that I can be villain too in someone else's story. Abis itu lebih tenang, bodoamat, dan fokus.
i can't stop thinking about how things should've been, kayak "harusnya aku ngga gitu, harusnya aku gini aja, coba aja kalau waktu itu aku…." and the more i think about it, the more tangled everything gets in my head sampai rasanya otak aku overheating x___x