Nadya, yang namanya demo itu emang disruptif dan mengganggu ketertiban. Karena demo adalah pilihan kedua paling akhir setelah penyampaian aspirasi lewat jalur resmi dan tertib ga pernah digubris. Pilihan paling akhir setelah demo berkali2 ga digubris monggo cari tau sendiri.
Gue bilang jujur aja, demo di Bundaran HI itu pilihan goblok. Bukan karena demo-nya yang salah, tapi karena lokasinya. Bundaran HI itu objek vital nasional, jantung lalu lintas dan ekonomi Jakarta. Sekali ngeblok situ, langsung Thamrin-Sudirman macet total, orang telat kerja, logistik terlambat, bisnis rugi waktu, dan orang biasa yang nggak ngapa-ngapain ikut kesusahan. Ironisnya, masyarakat yang katanya mau “disadarkan” malah yang paling kena imbasnya.