Guys, please take a look!
Bapak Nofiandri, masinis Argo Bromo Anggrek yang kecelakaan beberapa bulan lalu kemarin resmi ditetapin jadi tersangka. Iya, bapak masinis yang waktu pertama kali diminta keterangan gemeter & suaranya bergetar.
Beliau selamat dari kecelakaan, ga ninggalin gerbong, ga lompat keluar buat nyelamatin diri sendiri, tapi sekarang justru jadi tersangka.
Padahal yang dijelasin KNKT hasilnya:
β’ Ada perubahan sinyal blok tahun 2022
β’ Masinis KRL lapor nabrak taksi sampe 3 menit krn komunikasi jelek
β’ Pengatur sinyal KRL & KA jarak jauh beda, bikin komunikasi makin panjang
β’ KRL telat 8 menit, Argo Bromo lebih awal 3 menit.
Dan sampe sekarang pihak taksi listrik, DJKA, PPKA, bahkan pihak perlintasan ilegal ga kedengeran kabarnya.
Jangan sampe pihak yang seharusnya paling bertanggungjawab justru lolos dari hukuman.
Dan juga jangan sampe sejarah alm Mbah Slamet Suradio di tragedi Bintaro 1987 keulang lagi. Beliau dikambinghitamkan & kehilangan semuanya. Ga cuma kehilangan karier dan masuk penjara, beliau juga kehilangan keluarga & harta benda.
Kenapa masinis jadi tersangka?
WARTAWAN:
Ini kan yang jadi tersanga masinis KA Argo Bromo Anggrek, apakah dia memang bisa dibilang salah di sini?
POLISI:
Berdasarkan hasil data, alat bukti, penyelidikan, dan data logger:
Tindakan emergency brake yang dilakukan masinis ketika kereta berjarak 263 meter dari KRL.
Penyidik berkesimpulan bahwa TINDAKAN EMERGENCY BREAK SEHARUSNYA BISA DILAKUKAN LEBIH JAUH.
***
Itu laporan KNKT gak dibaca Pak???
???