Menghubungkan Timur ke Barat
Pengembangan jaringan MRT Jakarta terus dilakukan untuk memperkuat konektivitas dan integrasi serta interkoneksi transportasi publik di kawasan aglomerasi Jabodetabek. MRT Lin Timur—Barat yang menghubungkan Balaraja, Banten hingga Cikarang, Jawa Barat menjadi proyek berikutnya.
Dalam rute sepanjang 84 kilometer tersebut, MRT Lin Timur—Barat direncanakan akan memiliki 48 stasiun. Pembangunan jalur ini dilakukan secara bertahap, yaitu Fase 1 Tahap 1, Fase 1 Tahap 2, Fase 2 (sisi Banten dan sisi Jawa Barat).
Pada tahap ini Fase 1 Tahap 1, jalur akan membentang dari Tomang, Jakarta Barat, hingga Medan Satria, Kota Bekasi, sepanjang 24,5 kilometer dengan 21 stasiun. Desain stasiun dan jalan rel akan memadukan jalur layang, bawah tanah, dan fasilitas di permukaan tanah (at-grade). Jalur layang mencakup kawasan Tomang–Grogol serta Cempaka Baru–Medan Satria. Sementara itu, jalur bawah tanah akan membentang dari Roxy hingga Galur. Selain itu, proyek ini juga mencakup pembangunan akses depo dan depo di kawasan Rorotan.
Ke depan, kehadiran MRT Lin Timur—Barat akan menjadi bagian dari pengembangan jaringan transportasi publik yang semakin terintegrasi, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat lintas wilayah secara lebih efisien dan berkelanjutan.
#MRTJakarta
#UbahJakarta