Pengamat budaya urban, Jejen Jealani, menilai desain Candi Bentar yang digagas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM), tidak selaras dengan desain Gedung Sate yang bergaya art deco. Hal ini, menurutnya, tak memenuhi prinsip keselarasan estetika bangunan cagar budaya.
“Pembangunan elemen baru di sekitar bangunan heritage, secara etis dan estetika, harus selaras dengan bangunan heritage itu. Apalagi ini Gedung Sate yang sangat masif, sangat monumental," ujarnya kepada Pikiran Rakyat.
Jejen menilai, ketidakselarasan gaya ini menciptakan kesan tumpang tindih yang tidak proporsional.
“Secara estetika, ini jadi masalah sebenarnya. Ada tumpang tindih seakan-akan jadi eklektik, jadi asal comot, tidak nyambung,” ujarnya.
Rio/PRMN
#gedungsate #candibentar #dedimulyadi