Ada yang menarik perhatian saya dalam diskusi bersama para pengusaha dari berbagai negara di Citi Private Bank Asia Pacific Family Office Executive Forum, Hong Kong.
Saya banyak berdiskusi bersama Abdulrahman Al Qahtani, CEO Sumou Global Investment, Steven Pan, Executive Chairman, Silks Hotel Group.
Indonesia sedang berada di momentum yang menarik. Sepanjang 2025, investasi yang masuk mencapai sekitar Rp1.931 triliun dan membuka 2,7 juta lapangan kerja.
Tapi menurut saya, yang terpenting bukan hanya seberapa besar investasinya, melainkan apa yang kita ciptakan dari investasi tersebut. Indonesia tidak bisa selamanya hanya mengandalkan ekspor komoditas. Kita harus terus naik kelas, dari pengolahan, manufaktur, teknologi, sampai mampu bersaing di pasar global.
Supaya investasi benar-benar menciptakan nilai, tentu tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kolaborasi antara pemerintah, investor, dunia usaha, dan masyarakat. Karena tujuannya bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tapi penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan yang bisa dirasakan bersama.