enjoy my profileโœจ

Indonesia
Ada momen di mana rasa hormat terhadap seseorang hilang begitu saja. Mereka mengatakan atau melakukan sesuatu yg menggeser cara kamu memandang mereka, dan sejak saat itu rasanya berbeda. Bukan karena marah atau dendam, melainkan karena cara kamu melihat mereka sudah berubah. Kepercayaan yg dulu ada perlahan memudar, hubungan terasa tidak seperti sebelumnya, dan seberapa dekat pun kalian dulu, kamu tidak lagi bisa memandang mereka dengan cara yg sama. Titik balik itu datang tanpa teriakan, tapi cukup untuk mengubah segalanya. Yg tersisa hanya jarak yg tidak bisa dijelaskan. Kamu tetap bersikap baik, tetap berbicara dengan sopan, tapi di dalam dirimu ada sesuatu yg sudah tidak lagi sama. Dan kamu tidak perlu memaksakan diri untuk kembali melihat mereka seperti dulu.
323
240
349
5,904
Udah deh, stop stres mulu. Kamu tuh punya hati yang baik, vibes yang manis, dan jiwa yang tulus banget. Jangan biarin pikiran yang berlebihan nutupin semua kebaikan itu. Kamu udah cukup berjuang kok. Percaya aja, suatu hari nanti semesta bakal berpihak ke kamu. Semua yang sekarang terasa berat pasti nemu jalannya, dan semuanya bakal baik-baik aja. Tetap jaga hatimu yang baik itu ya, karena dari situ semua hal indah bakal balik lagi.
3
566
Berhenti memudahkan orang untuk meminjam uang. Selama orang yg bersangkutan memang bertanggung jawab dan benar-benar berniat mengembalikan, sebenarnya tidak masalah. Tapi kenyataannya di luar sana banyak orang yg tidak punya kesadaran diri untuk mengembalikan utangnya. Banyak yg pinjam dengan mudah, tapi begitu sudah dapat uangnya malah menghilang atau pura-pura lupa. Mereka tidak merasa berkewajiban untuk mengembalikan, seolah-olah uang yg dipinjam itu milik mereka sendiri. Padahal dari awal sudah jelas itu utang yg harus dibayar. Akhirnya yang minjamin uang malah harus repot mengejar-ngejar terus. Rasanya seperti jadi debt collector dadakan, padahal niat awalnya cuma bantu. Kalau sudah begini, mending dipikir dua kali sebelum pinjamkan uang, biar tidak jadi repot sendiri di kemudian hari.
1
6
1,092
Semakin bertambah usia, aku semakin paham bahwa seseorang yg mau menyisihkan waktunya untukmu adalah salah satu tanda paling tulus bahwa ia benar-benar peduli. Bukan karena waktu itu murah, tapi justru karena setiap orang punya hidupnya sendiri yg juga perlu dijalani. Semua orang sibuk. Setiap orang punya tanggung jawab, kelelahan, dan pertempurannya masing-masing yg sering kali tidak terlihat. Karena itulah, ketika ada seseorang yg tetap memilih untuk hadir, menanyakan kabarmu, dan memberi ruang untukmu di tengah kesibukannya, itu terasa lebih berarti. Waktu adalah hal yg tidak bisa kita ambil kembali. Orang yg dengan sadar memberikannya kepadamu, berarti sedang memilih untuk menjadikanmu bagian dari hari-harinya. Dan pilihan seperti itu, tidak pernah datang begitu saja.
457
389
673
189,444
Kadang seseorang lelah bukan karena kurang dicintai, melainkan karena terlalu sering merasa harus jadi yg memulai segalanya. Membuka percakapan, menjaga suasana, sampai memastikan hubungan tetap hidup, seolah semua hanya bergantung pada satu pihak saja. Padahal hubungan yg sehat seharusnya membuat kedua orang merasa sama-sama ingin tetap terhubung. Tidak ada yg terus-menerus merasa harus menarik sendiri, karena keduanya sama-sama punya keinginan untuk tetap dekat. Perhatian juga tidak selalu perlu diungkapkan lewat banyak kata. Sering kali justru terlihat dari usaha sederhana seperti menyapa duluan, mencari kabar, atau menunjukkan bahwa kehadiran seseorang memang dirasa berarti.
2
558
Memutus hubungan tidak selalu soal marah atau benci. Kadang itu hanya cara paling tenang untuk menjaga diri sendiri. Aku sadar, tidak semua orang punya cara berpikir dan nilai yg sama denganku. Ada yg kurang setia, ada yg lebih banyak mengambil daripada memberi, ada yang menguras energi, dan ada juga yg tidak jujur. Kamu berhak melepas orang-orang yg tidak mendukungmu. Karena ketenangan yg dijaga dengan jujur akan selalu terasa lebih ringan daripada terus mempertahankan orang hanya agar tidak dianggap sulit atau menyakiti perasaan siapa pun. Aku belajar bahwa menjaga batas bukan berarti aku berubah jadi dingin, melainkan aku sedang memilih untuk tidak terus mengorbankan diriku sendiri. Orang yg memang peduli akan tetap mengerti, sedangkan yg tidak, akan pergi dengan sendirinya.
441
369
563
268,843
Aku sadar, orang biasanya nyaman selama kita masih mudah diajak โ€œyaโ€. Begitu kita mulai bilang tidak dan menjaga batas, tiba-tiba kita yang dianggap berubah sikap. Padahal mereka memang tidak pernah benar-benar menghargai kita, mereka hanya suka diamnya kita. Aku bukan sedang susah, aku hanya sedang menjaga ketenanganku. Kalau itu membuatmu tersinggung, itu urusanmu, bukan urusanku. Karena pada akhirnya, menjaga batas bukan soal menolak orang, tapi soal berhenti mengorbankan diri sendiri hanya supaya orang lain tetap nyaman. Aku belajar bahwa ketenangan yang dijaga dengan jujur akan selalu terasa lebih ringan daripada diam yg dipaksakan hanya agar tidak dianggap sulit.
303
260
404
134,844
Terkadang yang paling terasa berat justru bukan kelelahan fisiknya, tapi rasa resah yg ga bisa dijelaskan. Di saat seperti itu, rasanya cuma bisa berserah dan bilang terima kasih atas semua yang diberikan, termasuk yg tidak diminta. Ya Allah, terima kasih atas kekuatan di balik lelah dan ketenangan di balik kegelisahan. Mudahkanlah setiap yang terasa sulit, dan lapangkanlah setiap yang terasa sempit. Aamiin.
2
821
Aku selalu merasa bahwa rasa hormat yg paling tulus justru sering muncul dalam diam. Bukan diam karena tidak peduli, tapi diam karena aku percaya setiap orang berhak menjaga ruang pribadinya sendiri. Aku bisa dekat dgn seseorang selama bertahun-tahun tanpa harus tahu segalanya tentang mereka, dan itu tidak pernah terasa mengganggu. Justru di situ aku belajar bahwa kedekatan yg sehat tidak selalu harus diisi dengan pertanyaan yg memaksa. Bukan karena aku kurang tertarik atau kurang peduli. Aku hanya percaya, kalau seseorang belum memilih untuk berbagi sesuatu, maka itu bukan tempatku untuk menanyakan. Ada cerita yg memang belum siap diucapkan, ada luka yg masih ingin disimpan sendiri, dan ada bagian hidup yg hanya ingin mereka jaga untuk diri mereka. Menghormati pilihan itu, bagiku, adalah bentuk kasih sayang yg tenang. Karena pada akhirnya, ada hal-hal yg memang bersifat pribadi. Dan menghormati batasan itu adalah salah satu bentuk penghormatan yang paling murni. Tidak semua rasa ingin tahu perlu dijawab. Tidak semua kedekatan harus diisi dengan informasi. Kadang, yang paling berharga justru adalah kemampuan untuk tetap hadir tanpa harus menembus dinding yg belum dibuka orang lain.
401
324
454
24,628
Perempuan yg mandiri biasanya ga gampang tergoda sama harta atau kemewahan yang kamu punya. Baginya, materi bukan tolok ukur utama. Yg justru ia perhatikan dengan cermat adalah seberapa besar effort yg kamu berikan, bagaimana sifat dan karaktermu sehari-hari, serta cara kamu bersikap terutama saat dihadapkan pada tanggung jawab. Ia melihat apakah kamu benar-benar siap memimpin, membimbing, dan juga berani menegur dengan cara yg baik dan dewasa, bukan hanya saat semuanya berjalan lancar. Dari sikap-sikap itulah ia bisa menilai seberapa pantas kamu menjadi partner hidupnya. Karena baginya, hubungan yg sehat dibangun dari usaha yang tulus, tanggung jawab yg nyata, dan sikap yg konsisten, bukan dari apa yg kamu miliki secara materi.
457
367
468
4,437
Nanti suatu saat, kamu akan tumbuh menjadi perempuan yg sukses di jalur karier, dengan penghasilan yg baik dan stabil. Semua proses yg kamu jalani hari ini akan membawa kamu ke titik di mana kerja kerasmu dihargai, dan kamu bisa berdiri dengan penuh percaya diri sebagai wanita yg mandiri serta bernilai tinggi. Di saat yg sama, kamu juga akan menjadi anak yg dibanggakan orang tua, ibu yg berhasil dalam perannya, dan istri yg sholehah. Kamu akan memancarkan energi positif ke mana pun kamu pergi, serta menjalani hidup dengan penuh kebahagiaan yang tulus, bukan karena segala sesuatu sempurna, melainkan karena kamu sudah belajar mensyukuri dan menikmati setiap bagian dari perjalananmu.
457
364
852
741,221
Ada satu adab sederhana yg sering terlupakan: jangan terlalu cepat merasa paling tahu. Kita cuma melihat potongan kecil dari luar, sementara orang lain yg benar-benar menjalani ceritanya setiap hari. Sebelum menghakimi, coba tanyakan dulu pada diri sendiri, seberapa lengkap sebenarnya yang kita ketahui? Kalau belum bisa memahami situasinya, minimal jangan membuat asumsi seenaknya. Kadang yg paling menyakitkan bukan masalahnya sendiri, melainkan penilaian orang yg bahkan tidak tahu apa-apa. Kata-kata yg diucapkan sembarangan bisa terasa lebih berat daripada kesulitan yg sedang dihadapi. Salah satu bentuk adab yg paling dewasa adalah tahu kapan harus bicara dan kapan harus diam. Menahan diri untuk tidak menghakimi kehidupan orang lain bukan berarti acuh, melainkan bentuk penghormatan. Karena tidak semua cerita perlu kita nilai, ada yang cukup kita pahami, atau bahkan cukup kita diamkan.
4
639
Orang yg benar-benar dewasa secara emosional itu memang terasa beda. Bukan karena mereka ga pernah marah atau kecewa, tp karena mereka tahu cara menahan diri. Mereka bisa kesal tanpa harus bicara kasar, bisa kecewa tanpa menyimpan dendam, dan bisa beda pendapat tanpa langsung jadi musuh. Seolah-olah mereka sadar, emosi itu wajar, tapi cara mengungkapkannya tetap bisa dipilih. Kadang kedewasaan itu bukan soal tidak pernah merasa negatif sama sekali. Kita tetap manusia, tetap bisa sakit hati, tetap bisa jengkel, tetap bisa sedih. Yang membedakan justru bagaimana kita mengelola perasaan itu. Ada yang langsung meluapkan semuanya, ada yang memilih diam sejenak dulu, lalu bicara dengan lebih tenang. Bukan berarti menahan emosi sampai penuh, tapi memilih cara yang lebih elegan. Belajar dewasa secara emosional memang nggak instan. Tapi pelan-pelan, kita bisa jadi orang yang lebih tenang dalam menghadapi perbedaan dan kekecewaan. Bukan karena kita sempurna, tapi karena kita mulai belajar memilih. Dan ternyata, cara yg lebih lembut itu sering kali lebih kuat daripada yang keras.
472
395
484
4,028
Kadang aku harus terus mengingatkan diriku bahwa orang-orang di sekitar kita memang berbeda-beda. Sifatnya beda, cara berpikirnya beda, cara mereka memperlakukan kita juga beda. Dari situ aku belajar menerima bahwa tidak semua orang akan melihatku dengan pandangan yang sama. Ada yang baik, ada yang tidak, dan kadang penilaian itu muncul karena ada kepentingan di baliknya. Makanya, aku harus tahu dan menghargai diriku sendiri, tanpa terlalu terpengaruh pendapat orang lain. Yg paling penting adalah aku sendiri yang harus jadi pendukung pertama bagi diriku. Karena pada akhirnya, aku adalah orang yang berharga, di tempat yang memang tepat untukku.
1
126
Wishlist 2026 kemarin disusunnya serius banget. Rumah sendiri, Mazda merah, Yamaha R1, sampai 1 M pertama. Ternyata GA ADA yg terwujud ๐Ÿคฃ Tp aku santai aja. Yowis gapapa, ga masuk RSJ juga udah Alhamdulillah. Orang yg wishlistnya gagal total, tp masih bisa ketawa sendiri karena setidaknya ga sampai gila. Rumah boleh belum ada, mobil merah juga belum, tapi yg penting masih waras. Itu aja ๐Ÿ˜‚
317
261
342
12,607
Sering kali memang kelihatan begitu. Orang yg penampilannya menarik sering jadi yg diutamakan, dibanding orang yg biasa-biasa saja. Mereka lebih gampang dibela, lebih gampang diprioritaskan. Entah kenapa, penampilan itu sering kali jadi kartu pertama yg dilihat orang. Padahal belum tentu yg di dalam sudah sepadan. Tapi sebenarnya, kamu bisa mengungguli mereka. Caranya bukan dengan memaksa terlihat lebih menarik, melainkan dengan menjadi orang yg senang belajar. Belajar terus, berkembang terus, ga berhenti di satu titik. Karena orang yg terus belajar itu pelan-pelan akan punya nilai yg lebih berat. Nilai yg ga cuma kelihatan di awal, tapi semakin terasa semakin lama kenal. Penampilan yg menarik itu ada masanya. Ada batasnya. Sementara orang yg cerdas, yg terus mengasah dirinya, biasanya ga gampang dilupakan. Mereka lebih bertahan lama di ingatan orang, karena yg ditinggalkan bukan cuma kesan pertama, tapi juga isi dan cara berpikirnya.
1
154
Pernah terpikir kenapa rezeki kita selalu dilancarkan meskipun hidup kita sederhana dan tidak penuh harta? Banyak orang sibuk mengejar kekayaan, tapi justru yg hidup sederhana sering merasakan kemudahan dalam segala urusan. Seolah ada sesuatu yang menjaga dan membuka jalan tanpa harus berlimpah materi. Jawabannya sebenarnya sederhana. Jangan pernah menyakiti atau menzalimi orang lain, jangan mengambil hak milik orang lain, dan berhenti iri melihat kehidupan orang di sekitar kita. Ketika kita tidak merugikan siapa pun, hati menjadi lebih ringan dan rezeki pun lebih mudah mengalir. Tidak dengki saat melihat orang lain bahagia juga menjadi bagian penting dari rahasia itu. Dengan menjaga hati tetap bersih dari kedengkian, kita memberi ruang bagi kebaikan untuk kembali kepada diri sendiri. Rezeki yg lancar ternyata lebih banyak dipengaruhi oleh cara kita memperlakukan orang lain daripada seberapa banyak harta yg kita miliki.
445
382
581
204,296
Sejak hari itu, aku akhirnya bisa melihat siapa yg sebenarnya ada di sekelilingku. Bukan rasa kaget yang muncul, melainkan lega. Lega karena akhirnya semuanya terlihat jelas, tanpa perlu berpura-pura lagi. Aku justru bersyukur. Tuhan memperlihatkan sisi lain yg selama ini tertutup rapat, sehingga aku bisa lebih bijak menjaga diri. Aku bisa menjauh dari hal-hal yg berpotensi membuat hatiku tidak nyaman dan menyakiti diri sendiri. Perlahan aku belajar untuk tidak lagi membiarkan orang-orang itu terlalu dekat dengan ruang tenang yang selama ini aku jaga. Mau dinilai atau dihakimi, aku sudah tidak peduli. Hidupku, mental, dan fisikku tetap menjadi prioritas utama. Di tengah riuhnya orang-orang yg suka menilai, diam rasanya memang menjadi bentuk self-care paling baik. Aku memilih untuk tenang, menjaga diriku sendiri, dan tidak lagi membiarkan penilaian orang mengganggu ketenangan yg sudah susah payah aku bangun.
1
5
1,005
Jangan dibiasain jadi mak comblang atau ngecie-ciein orang yg sudah punya pasangan sama teman kerjanya. Yang awalnya cuma dianggap bercanda atau โ€œiseng doangโ€ sering kali lama-lama jadi sesuatu yg merusak hubungan orang lain. Batas antara candaan dan mengganggu hubungan orang kadang tipis banget, apalagi kalau dilakukan terus-menerus di lingkungan kerja. Pasti kamu juga ga mau kan kalau pasanganmu dicomblangin atau digodain sama rekan kerjanya? Rasanya pasti ga enak, bikin sebal, atau bahkan bikin risih. Jadi, sebelum ikut-ikutan ngecie-ciein, coba posisikan dulu diri sendiri di posisi orang yang diperlakukan seperti itu. Kalau ga mau diperlakukan begitu, jangan lakukan ke orang lain. Orang yg udah punya pasangan juga perlu sadar diri. Jangan malah kegirangan atau ikut menikmati saat dicie-ciein sama teman kerja. Respons yang terlalu terbuka atau malah ketawa-ketawa bisa membuat orang lain merasa ada peluang dan terus melanjutkan godaan yang seharusnya ga perlu. Menjaga batas sejak awal jauh lebih baik daripada harus berurusan dengan masalah yg sebenarnya bisa dihindari.
488
400
547
14,492
PINK CARD
Langit di banyak wilayah Kalimantan, terutama bagian tengah, sudah tidak lagi biru. Kabut asap tebal masih menggantung hingga pertengahan Oktober, membuat jarak pandang menurun dan udara terasa berat untuk dihirup. Titik api masih menyala di beberapa kawasan, termasuk area hutan yang sebelumnya menjadi rumah bagi banyak satwa. Asapnya tidak hanya menghanguskan vegetasi, tapi juga masuk ke rumah-rumah dan mengganggu napas warga, termasuk anak-anak. Orangutan terus kehilangan tempat berpijak. Puluhan individu terpaksa dievakuasi karena habitatnya hangus atau terputus, sebagian masih menjalani perawatan akibat luka bakar, kekurangan makanan, dan gangguan pernapasan. Beberapa sudah dipindahkan ke kawasan hutan yg lebih utuh, sementara yang lain masih terjebak di sisa-sisa pohon di tengah lahan yg sudah terbakar. Jalur jelajah mereka terputus, sumber pakan menipis, dan banyak yang berjalan sendirian di tanah yang hangus. Di lapangan, orang-orang masih berjibaku berjam-jam di tengah asap pekat, mata perih dan masker cepat basah. Api di lahan kering mudah menjalar kembali, sementara pemadaman sering terkendala kabut tebal. Luas lahan yg sudah terbakar di Kalimantan tahun ini sudah mencapai puluhan ribu hektare. Setiap hektare yang hangus menambah beban pemulihan yang tidak mudah. Kalimantan sedang sesak, dan masih ada pilihan untuk tidak hanya melihat dari jauh.
86
Setelah ngeliat, denger, dan ngerasain sendiri, aku jadi sadar kalau orang yang bisa nyelesain kuliah S1, S2, atau S3 dengan baik itu bukan cuma karena mereka pinter banget secara akademik. Banyak kok yg nilainya oke, tapi tetap ngerasa berat dan susah buat nyelesain. Sebaliknya, ada juga yg nilainya biasa-biasa aja, tapi justru lebih tenang dan konsisten menjalani semuanya. Yg lebih nentuin ternyata keseimbangan antara kecerdasan emosional, kesehatan mental, dan ketahanan diri. Kecerdasan emosional bikin seseorang lebih bisa ngatur emosi, ga gampang overwhelmed, dan tetap bisa komunikasi dengan baik sama dosen atau temen. Kesehatan mental bikin mereka tetap waras dan bisa mikir jernih di tengah deadline, tugas numpuk, dan tekanan yg terus ada. Sementara ketahanan diri bikin mereka ga gampang nyerah waktu ada masalah atau gagal di tengah jalan. Dengan tiga hal itu, seseorang bukan cuma bisa bertahan, tapi juga lebih nyaman menjalani prosesnya. Karena nyelesain kuliah itu bukan cuma soal seberapa pinter, tapi lebih ke gimana kita ngelola diri sendiri di tengah semua tantangan yang datang.
484
395
512
12,438
Awal masuk kerja di situ udah D3. Terus pihak tempat kerja yang minta dia lanjut study sampai S1. Dia jalanin aja, kerja siang malem sambil kuliah, karena mikir kalau udah lulus pasti bakal dihargai. Badan capek, waktu istirahat kepotong, tapi tetap dipaksa bertahan dengan harapan gaji dan posisi bakal naik setelah S1. Pas udah lulus, yg diterima malah beda. Tanggung jawab udah sesuai S1, tapi gajinya tetep sama kayak waktu masih D3. Setahun penuh kerja dengan beban yang lebih berat, nominalnya nggak bergerak sama sekali. Setiap liat slip gaji rasanya kesel banget. Udah diminta lanjut kuliah, udah ngasih lebih, tapi tetep diperlakukan kayak belum berubah apa-apa. Setahun kemudian bukannya ada penyesuaian, malah dipindahin ke posisi lain yang gajinya justru setara D3 lagi. Semua usaha yg udah ditahan karena diminta sama tempat kerja, seolah dihapus begitu aja. Rasanya bener-bener dihisap pelan-pelan sama tempat yang dulu minta dia upgrade gelar, tapi pas udah selesai malah nggak peduli sama sekali.
506
426
649
180,212
Hanya aku yang benar-benar memahami setiap fase hidup yg sudah kujalani. Dari chapter yang penuh kesedihan dan kehilangan, sampai momen yg terasa tenang, bahagia, atau bahkan hampa. Semua pengalaman itu telah membentukku menjadi pribadi yang lebih sulit terdistraksi oleh hal-hal di luar diriku, serta lebih mampu mengendalikan diri dengan kesadaran penuh. Dari sana, aku belajar untuk lebih jeli memilah mana yang pantas kuberikan waktu dan perhatian, serta mana yang lebih baik kulupakan. Aku juga semakin sadar bahwa aku tidak perlu memohon atau menggantungkan diri pada sesuatu yang menurutku tidak layak. Ada batas yang harus kujaga agar aku tetap setia pada nilai-nilai dan kedamaian yang kuyakini. Pada akhirnya, bukan tugasku untuk membuat semua orang senang. Cukup nikmati saja hidup ini dengan caraku sendiri, tanpa perlu terlalu memedulikan penilaian orang lain. Yang terpenting adalah aku bisa berdamai dengan diriku sendiri.
496
401
505
5,354
Orang yg tetap bertahan di suatu tempat kerja belum tentu merasa nyaman di sana. Banyak yg cuma bertahan karena masih butuh gaji dan belum punya pilihan lain, jadi mereka memilih diam saja, menutup telinga dan mata dari segala keburukan yang ada. Mereka tahu lingkungan kerjanya toxic, atasan seenaknya, atau beban kerjanya berat, tapi tetap memilih untuk kerja saja demi uang yg masuk setiap bulan. Yg lebih menyakitkan adalah ketika orang mulai terbiasa mengabaikan hal-hal yang sebenarnya mengganggu. Awalnya mungkin cuma sekali-kali, tapi lama-lama jadi kebiasaan. Mereka pura-pura tidak dengar komentar yang menyakitkan, pura-pura tidak lihat perlakuan tidak adil, sampai akhirnya merasa bahwa โ€œyaudah, emang beginilah kerjaanโ€. Padahal di dalam hati tetap merasa tidak tenang, hanya saja sudah terlalu lelah untuk mencari jalan keluar. Buat aku pribadi, kalau tempat kerja sampai membuat kita susah beribadah, terutama sholat yg sering tertunda atau bahkan terlewat, lebih baik mencari pekerjaan lain. Tidak ada alasan apa pun yang bisa membenarkan meninggalkan sholat. Kerjaan penting, tapi ibadah lebih utama. Kalau rezeki yg sedang kita kejar justru membuat kita jauh dari Allah, mungkin itu bukan rezeki yg pantas kita pertahankan.
96
Pasangan adalah orang yang paling pantas menerima versi terbaik dari diri kita. Bukan justru sisa-sisa emosi, sikap acuh, atau perlakuan seadanya. Kalau kepada orang lain saja kita masih bisa bersikap sopan dan penuh perhatian, maka kepada pasangan seharusnya bisa lebih baik lagi. Dialah yang paling berhak diperlakukan dengan tulus dan sepenuh hati. Karena hubungan yang sehat dimulai dari cara kita memperlakukan orang yang paling dekat dengan kita. Komunikasi yang asal-asalan, cuek, atau malah menyakiti justru membuat hubungan pelan-pelan hancur. Biasakan berbicara dengan hati, gunakan kata-kata yang menenangkan, lembut, serta penuh rasa hormat dan kasih sayang, supaya hubunganmu dengan pasangan semakin kuat dan harmonis.
85
Kadang yg kita inginkan bukan selalu yg terbaik untuk kita. Kita mungkin sudah berharap, berdoa, dan berusaha semaksimal mungkin, tapi hasilnya tetap tidak sesuai. Bisa jadi Allah sedang menahan sesuatu itu bukan untuk menyakiti, melainkan untuk melindungi kita dari hal yang lebih buruk. Sebagai manusia, kita seringkali tetap mengeluh. Kita bertanya kenapa usaha yang sudah besar belum juga membuahkan hasil, seolah-olah semua harus terjadi sesuai keinginan kita. Padahal, mungkin di balik penolakan itu ada rencana yang lebih baik, meski belum kita pahami sekarang. Yang sulit adalah belajar percaya bahwa tidak semua yang gagal itu buruk, dan tidak semua yang tertunda itu sia-sia. Kadang, yang tidak kita dapatkan justru sedang menyelamatkan kita dari sesuatu yang lebih menyakitkan.
1
2
802
Ada dua jalan yang biasanya diambil seorang perempuan saat cintanya mulai diabaikan. Bukan karena ia lemah, melainkan karena hati yang dulu hangat kini harus memilih: bertahan demi hubungan, atau berhenti demi dirinya sendiri. Yang pertama, ia marah dan terus bertanya, apa yang salah. Pertanyaan itu bukan mencari ribut, melainkan sisa harapan yang belum rela padam. Selama ia masih bertanya, masih ada bagian dirinya yang berjuang menyelamatkan hubungan itu, meski jawabannya sering kali hanya keheningan. Yang kedua, ia memilih diam dan pura-pura tidak peduli. Bukan karena hatinya sudah mati, melainkan karena lelah menunggu yang tidak pernah kembali. Diam itu caranya menjaga kewarasan yang tersisa, agar luka yang sama tidak terus ia buka hanya untuk tidak pernah diobati.
135
Sekiranya ga bisa membantu masalah orang tuh jangan bikin keadaan makin keruh. Mending km diam gausah banyak tingkah pake jadi kompor segala
1
3
768
Aku bangun tidur kadang mama papa udah ga ada dirumah, mama kerja papa juga kerja. Tapi setiap saat mama sering nanyain "kak udah makan belum? Lagi apa?" Papa juga nanyain malah kadang vc juga, antusias banget kalo nanya "kak nanti pulang mau papa beliin apa? Kakak minta aja nanti papa mampir beliin ya" Aku ngerasa punya orangtua yg super sayang sama aku!๐Ÿฅน
157
183
232
4,900
When a grandchild meets their grandmother๐Ÿค
Sering nyemprot parfum di leher tiap pagi biar wanginya tahan seharian? Mending stop kebiasaan ini dari sekarang! Aku sadar banget masih banyak yang belum ngeh risikonya. Yuk kita bedah alasan ilmiahnya secara singkat
454
338
450
1,995
They are all impeccable with their gorgeous outfit๐Ÿ”ฅ
501
298
446
7,396
I thought her hair would be long
496
357
1,125
337,855
This is look so funny ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚
372
350
448
1,538
Makeup for an event in Los Angeles
497
372
1,076
175,974
I love colours from this sufboard
746
415
636
41,511
Green colour for sufboard ๐Ÿ’š
767
429
643
12,925
This is so Cool sufboard
764
388
641
42,566