I only tolerate 02 voters who doesn't have access to Education, Electricity and Internet. Besides that is pure idiocy
“stop salahin voters 02, kan kita juga gak tau bakal kayak gini”
kalo 5% aja otak lo pada dipake waktu pemilihan, seenggaknya ada kemungkinan kondisi kita gak secacat ini
enak aja lu pada udah jogat joget bangga milih dan ngatain orang-orang “barisan sakit hati” tapi begitu