Isak tangis dan rasa penyesalan mendalam disampaikan oleh pemilik kios Es Buah Jos Sidowangi, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Dengan kedua tangan menyatu meminta maaf, penjual pria tersebut tak sanggup membendung air matanya usai produk dagangannya mengakibatkan peristiwa keracunan massal.
Hingga Kamis (15/10/2026), tercatat 219 orang mengalami gejala dugaan keracunan, dengan 110 di antaranya harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Para korban yang dirawat tersebar di RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, dan RSUD Bukit Menoreh.
Melalui sebuah video pernyataan resmi yang diunggahnya, pedagang es buah yang mengenakan baju dan peci putih tersebut memohon maaf secara terbuka kepada seluruh korban dan keluarga korban.
"Saya selaku pemilik es buah Jos Sidowangi memohon maaf kepada seluruh korban dan keluarga korban. Semoga diberi ketabahan dan kesabaran," ucapnya sambil menangis terisak, dilansir dari unggahan akun Tiktok @joss.sidowangi, Sabtu (17/10/2026).
Sambil menahan rasa sedih, ia menegaskan bahwa musibah tersebut murni di luar kuasanya dan tidak ada unsur kesengajaan untuk membahayakan para pembeli.
"Tidak ada niat sedikit pun dalam hati saya untuk meracuni atau bagaimana. Saya sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh korban dan keluarga korban," lanjutnya penuh rasa penyesalan.
Penjual dan Pegawai Ikut Tumbang Jadi Korban
Minto Widodo, seorang guru di Sekolah Dasar Negeri Sutopati 5 Kajoran, menceritakan bahwa sajian es buah tersebut dibeli oleh rekannya untuk hidangan rapat bersama SD Negeri 2 Kajoran pada Selasa (13/10/2026).
Sajian es buah dipesan sebanyak kurang lebih 300 porsi.
Sebagian pesanan minuman juga dibawa pulang oleh peserta rapat sehingga turut dikonsumsi oleh anggota keluarga di rumah.
"Es buah itu buat konsumsi rapat dengan SD Negeri 2 Kajoran kemarin. Dibelikan teman di Sidowangi," ujarnya, Rabu (14/10/2026), dikutip dari TribunJogja.
Niat mengonsumsi hidangan segar justru berujung kepanikan saat puluhan hingga ratusan warga mulai merasakan gejala pusing, mulas, muntah, dan diare hebat secara bersamaan sejak Rabu (14/10/2026) pagi.
Fakta mengejutkan terungkap saat jajaran Polresta Magelang melakukan penyelidikan di lokasi.
Pemilik serta pegawai kios es buah tersebut rupanya turut tumbang dan menjadi korban keracunan karena ikut meminum es buah racikan mereka sendiri.
“Penjualnya juga menjadi korban keracunan. Untuk total pegawai yang menjadi korban belum kami data,” ungkap Kasatreskrim Polresta Magelang, Kompol Laode Arwansyah, Kamis (15/10/2026).
Polisi bersama petugas puskesmas telah mengamankan sampel minuman untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Magelang.
"Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk membantu memastikan penyebab kejadian. Dengan demikian, dugaan bahwa minuman tersebut menjadi sumber keracunan masih perlu dikonfirmasi melalui hasil pemeriksaan," imbuhnya.