I'm genuinely mad reading all of this.
People didn't just apply for an internship. Mereka ngeluarin waktu, tenaga, biaya, bahkan ada yang sampai ngekos, medical check-up, ngurus berkas yang enggak sedikit, dan melewati berbagai tahapan seleksi dengan harapan mereka semakin dekat sama kesempatan itu.
Then suddenly, many of them found out there's still another deciding stage that could determine whether they make it or not.
Coba deh bayangin, gimana bisa orang-orang enggak?
Maybe there are reasons behind the policy that we don't fully know. But one thing is certain: Clear communication and transparency should've been there from the very beginning.
Harapan itu bukan sesuatu yang gratis. Orang-orang udah menginvestasikan waktu, uang, tenaga, bahkan keberanian buat percaya sama program ini. Jadi wajar kalau mereka merasa kecewa ketika prosesnya terasa berubah atau baru dipahami di akhir.
Big hug buat temen-temen yang lagi berjuang buat dapetin posisi ini 🫂 I know this isn't just "an internship" for many of you. Buat sebagian orang, ini adalah kesempatan buat belajar, membangun karier, membantu kondisi finansial keluarga, atau bahkan membuktikan kalau semua usaha mereka selama ini enggak sia-sia.
I sincerely hope all of your hard work leads you somewhere beautiful, whether it's through this program or another opportunity that's meant for you. Please don't let this experience make you stop believing in yourselves. You deserve opportunities that respect not only your potential, but also your time, effort, and trust.
EH INI KITA MAU MAGANG DOANG LOH INDO?? SUSAH BANGET KAH KITA MAU MAGANG??
kalo gada anggaran dari awal tuh gausah so soan ngadain magang lah, mana informasinya dikasih h-1 pengumuman, bayangin aja elu nge prank SE INDONESIA loh KEMNAKER YANG TERHORMAT
dari awal minta pengalaman kerja aja udah aneh, siapa sih fresh graduate yang udah ada pengalaman kerja tapi resign dan milih magang?
ini lagi tiba tiba NYELEKSI PESERTANYA LAGI???
ngapain coy kita interview gila-gilaan, sampe psikotes, mcu, segala macem kalo ujungnya keputusan ada di KALIAN PARA PEJABAT
aduh stress sakit hati terserah dah, gue capek jadi wni